Rukun Yamani adalah sudut Ka’bah yang menghadap ke arah Yaman yang sejajar dengan Hajar Aswad. Abdullah bin Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah tidak pernah menyentuh kecuali Hajar Aswad dan Rukun Yamani. Sudut ini sangat penting artinya bagi keistimewaan Ka’bah, karena setiap orang yang thawaf disunnatkan menyalami atau mengusap dengan tangan kanan jika tidak berdesakan atau disunnatkan melambaikan tangan kanan ke arah sudut ini seraya mengucapkan: Bismillahi Allahu Akbar.
Rukun Yamani adalah salah satu tempat dikabulkannya do’a. Mujahid berkata: “Barang siapa meletakan tangannya dii di Rukun Yamani kemudian dia berdo’a maka Allah akan mengabulkan do’a-nya”.
Sedangkan Multazam berada antara rukun Hajar Aswad dan pintu Ka’bah yang mulia. Tempat inilah yang dinyatakan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai tempat yang paling mustazab untuk berdo’a dengan sabdanya: “Multazam adalah tempat berdoa yang mustajab (terkabul), tidak seorang pun hamba Allah yang berdoa di tempat ini tanpa terkabul permintaannya”.
Sumber Artikel :
http://audiohaji.com/blog/?p=111
0 komentar:
Posting Komentar